Layanan
Terapi Okupasi di Bandung
Terapi okupasi di Bandung untuk anak dan dewasa: kesulitan memegang pensil dan menulis, anak yang kewalahan oleh suara atau sentuhan, sampai kemandirian makan dan berpakaian. Kami mulai dari asesmen, lalu menyusun latihan yang dikerjakan bersama keluarga.
Apakah ini untuk Anda?
- Rehabilitasi fungsi sensorik (pemrosesan sensorik)
- Terapi perilaku & pengendalian diri
- Keterlambatan keterampilan motorik halus
- Kemandirian dalam aktivitas sehari-hari (makan, berpakaian, menulis)
- Sensory Class — kelas stimulasi sensorik untuk anak
Bagaimana kami menangani
- Asesmen menyeluruh terhadap kemampuan sensorik, motorik, dan perilaku
- Program terapi yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan
- Latihan yang menyenangkan dan bermakna untuk aktivitas sehari-hari
- Edukasi dan kolaborasi dengan keluarga
Layanan di kategori ini
Periksa ke dokter terlebih dahulu bila
- Kemampuan yang sebelumnya sudah dikuasai menghilang — ini selalu perlu diperiksa dokter
- Kejang, atau episode "melamun" yang berulang
- Nyeri saat menulis atau bergerak, bukan sekadar kesulitan
- Perubahan perilaku mendadak yang tidak ada sebabnya di rumah atau di sekolah
- Anak sering meminta pengulangan atau kesulitan menyalin dari papan tulis — periksakan pendengaran dan penglihatannya lebih dahulu
Seperti apa sesinya
Sesi pertama di Paskal 23 dimulai dengan asesmen: kami mendengarkan cerita Anda, mengamati cara anak — atau Anda sendiri — bergerak, memegang, dan menanggapi lingkungan sekitar, lalu menyusun rencana yang jelas: apa yang dilatih di klinik, seberapa sering, dan apa yang dilanjutkan di rumah. Rujukan dokter tidak wajib; hubungi kami lewat WhatsApp untuk menjadwalkan.
Pelajari pendekatan kami: Metode DNS →
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya terapi okupasi dengan fisioterapi anak?
Kasarnya: fisioterapi lebih banyak bekerja pada gerakan besar dan cara tubuh bergerak — merangkak, berjalan, keseimbangan. Okupasi terapi bekerja pada apa yang dilakukan dengan gerakan itu di kehidupan sehari-hari — makan, berpakaian, menulis, bermain, ikut kegiatan kelas. Banyak anak memerlukan keduanya, dan di sini keduanya bisa berkoordinasi.
Anak usia berapa yang biasanya memerlukan terapi okupasi?
Tidak ada batas usia yang kaku. Pada anak, kebutuhan biasanya terlihat saat memegang pensil dan menulis sulit, makan atau berpakaian sendiri belum sesuai usianya, atau anak kewalahan oleh suara, sentuhan, dan tekstur tertentu. Orang dewasa juga kami tangani bila aktivitas sehari-hari terganggu. Asesmen yang menentukan, bukan usia.
Berapa lama satu sesi terapi okupasi?
Sesi one to one berlangsung 45–60 menit. Sensory Class, kelas kelompok kecil dengan aktivitas sensorik terarah, juga 45–60 menit. Sesi pertama diawali asesmen, lalu rencananya disusun bersama Anda: apa yang dilatih di klinik dan apa yang dilanjutkan di rumah.
Apakah perlu rujukan dokter untuk terapi okupasi?
Tidak wajib. Namun periksakan ke dokter terlebih dahulu bila kemampuan yang sebelumnya sudah dikuasai menghilang, bila ada kejang atau episode "melamun" yang berulang, bila anak kesakitan saat menulis atau bergerak, atau bila perubahan perilaku datang mendadak. Anak yang sering meminta pengulangan atau sulit menyalin dari papan tulis sebaiknya diperiksa pendengaran dan penglihatannya lebih dahulu.
Apa itu Sensory Class, dan apakah sama dengan terapi okupasi?
Sensory Class adalah kelas kelompok kecil dengan aktivitas sensorik terarah, 45–60 menit, dengan jumlah peserta yang sengaja dibatasi. Ia melengkapi, bukan menggantikan, sesi terapi okupasi one to one. Halaman Sensory Class menjelaskan dengan jujur di mana bukti ilmiahnya kuat dan di mana masih terbatas.