Skip to content
Care PhysioPaskal 23

← Blog

Pencegahan & Kebugaran

Nyeri Leher karena Postur Kerja (Text Neck): Sebab & Cara Cegah

Oleh Tim Care Physio · Dipublikasikan 22 Juni 2026

Jika leher dan bahu Anda terasa pegal atau kaku setelah seharian di depan layar atau ponsel, Anda tidak sendirian. Keluhan ini sering disebut text neck atau nyeri leher akibat postur kerja, dan umumnya muncul karena posisi kepala yang condong ke depan dalam waktu lama. Artikel ini membahas penyebabnya, gejala yang perlu dikenali, langkah pencegahan dan perawatan mandiri, kapan sebaiknya mencari pertolongan, serta bagaimana fisioterapi dapat membantu. Informasi ini bersifat umum dan bukan pengganti pemeriksaan langsung oleh tenaga kesehatan.

Mengapa postur kerja membebani leher?

Kepala manusia cukup berat, dan otot serta sendi leher dirancang untuk menopangnya saat kepala tegak di atas bahu. Masalahnya, semakin jauh kepala condong ke depan, semakin besar beban yang harus ditahan otot leher dan punggung atas. Posisi menunduk yang berlangsung berjam-jam membuat otot-otot ini bekerja terus-menerus tanpa istirahat, sehingga lama-kelamaan terasa lelah, tegang, dan nyeri.

  • Menunduk lama ke ponsel — kepala condong ke bawah meningkatkan beban pada leher secara bertahap.
  • Layar terlalu rendah — laptop atau monitor di bawah garis mata memaksa leher menunduk sepanjang hari.
  • Duduk membungkuk berjam-jam — bahu maju dan punggung atas membulat membuat leher harus bekerja ekstra.
  • Kurang variasi gerak — bertahan dalam satu posisi tanpa jeda membuat otot tidak sempat pulih.

Gejala yang perlu dikenali

Gejala text neck biasanya berkembang perlahan dan cenderung memburuk pada akhir hari kerja atau setelah penggunaan gawai yang panjang. Pada banyak kasus, keluhan membaik dengan istirahat dan perubahan posisi, tetapi dapat kembali muncul bila pola yang memicunya tidak diperbaiki.

  • Nyeri dan kaku di leher serta bahu, terutama setelah duduk lama.
  • Sakit kepala tegang yang sering terasa menjalar dari belakang leher.
  • Rasa pegal di punggung atas dan di antara tulang belikat.
  • Kadang kesemutan ringan yang menjalar ke lengan pada sebagian orang.

Pencegahan dan perawatan mandiri

Sebagian besar keluhan ringan dapat dikurangi dengan menyesuaikan cara dan posisi kerja. Tujuannya bukan menjaga satu postur "sempurna" sepanjang waktu, melainkan mengurangi beban berlebih dan memberi tubuh kesempatan untuk bergerak dan pulih secara berkala.

  • Atur ergonomi — letakkan puncak layar kira-kira setara dengan mata, angkat ponsel lebih tinggi agar tidak terlalu menunduk, dan gunakan kursi serta meja yang menopang punggung dan lengan.
  • Bergerak dan istirahat berkala — usahakan bangkit, berjalan, atau mengubah posisi setiap 30–60 menit untuk memutus posisi statis yang lama.
  • Peregangan dan penguatan — lakukan peregangan lembut pada leher dan punggung atas, serta latihan untuk menguatkan otot penyangga leher dan bahu agar lebih tahan.
  • Kesadaran postur sepanjang hari — sesekali periksa apakah kepala maju, bahu membungkuk, atau layar terlalu rendah, lalu perbaiki posisinya.

Lakukan peregangan dalam batas nyaman, tanpa memaksa hingga terasa nyeri tajam. Bila satu gerakan justru memperberat keluhan, hentikan dan diskusikan dengan tenaga kesehatan.

Peran fisioterapi

Bila nyeri leher menetap, sering kambuh, atau mengganggu aktivitas, fisioterapi dapat membantu mencari penyebab yang mendasari dan menyusun penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda. Pendekatannya umumnya menyeluruh — tidak hanya meredakan nyeri, tetapi juga memperbaiki pola gerak dan kebiasaan yang memicunya.

  • Asesmen postur, gerak leher dan bahu, serta kebiasaan kerja Anda.
  • Latihan terarah untuk meningkatkan mobilitas dan kekuatan otot penyangga.
  • Terapi manual untuk membantu mengurangi ketegangan dan kekakuan.
  • Edukasi ergonomi agar pengaturan kerja Anda lebih mendukung.
  • Pendekatan DNS (Dynamic Neuromuscular Stabilization) untuk melatih kembali pola gerak dan stabilitas postur yang lebih efisien.

Di Care Physio (Paskal 23, Bandung), penanganan dilakukan oleh fisioterapis ber-STR dalam layanan klinik terpadu yang mencakup Anak, Psikologi, dan Ortopedi, sehingga rencana perawatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.

Kapan sebaiknya segera ke dokter

Sebagian besar nyeri leher akibat postur bersifat ringan, tetapi ada tanda yang memerlukan perhatian medis segera. Jangan menunda pemeriksaan bila nyeri leher disertai salah satu kondisi berikut:

  • Kelemahan atau kebas yang menjalar ke lengan atau tangan.
  • Gangguan koordinasi atau keseimbangan.
  • Nyeri setelah benturan atau kecelakaan.
  • Sakit kepala hebat yang muncul mendadak.

Selama keluhan masih ringan dan membaik dengan istirahat, langkah pencegahan di atas umumnya sudah cukup membantu. Namun bila nyeri terus berlanjut, semakin berat, atau Anda merasa ragu dengan kondisi Anda, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar mendapat penilaian dan penanganan yang tepat.

Punya pertanyaan tentang kondisi Anda?

Konsultasikan dengan tim Care Physio lewat WhatsApp.

Booking via WhatsApp